Kriteria Pemimpin Menurut Islam

Sumber Foto : Pinterest

Pemimpin memiliki peran penting dalam membentuk arah suatu masyarakat, dan Islam memberikan pedoman yang jelas tentang kriteria yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin. Ada dua kriteria yang dibahas oleh Ustadz Dr. Khalid Basalamah dalam tausiyahnya, diantaranya :

Pertama : Kriteria pemimpin umat islam adalah seorang muslim, dalam hal ini Allah menjelaskan dengan tegas bahwa umat islam tidak boleh memilih pemimpin dari kalangam Yahudi dan Nasrani, jika ada yang memilihnya maka ia adalah bagian dari kalangan tersebut.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

” Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Al Maidah ayat 51)”

Kedua : Seseorang yang alim, Maksudnya seorang yang alim dalam islam adalah seseorang yang mengenal halal daan haramnya Allah, serta orang yang paling bertaqwa kepada Allah. Hal ini diceritakan dalam wasiat Abu Bakar bin Siddiq yang ditulis oleh Ustman bin Affan sebelum beliau wafat.

Selain itu Berdasarkan ajaran Islam ada beberapa prinsip yang harus di miliki seorang pemimpin : seorang pemimpin yang tepat adalah mereka yang memimpin dengan keadilan, peduli terhadap umatnya, amanah dan jujur.

1. Keadilan sebagai Pilar Utama

Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an (Surah An-Nisa, 4:58), “Allah memerintahkan kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah kamu memberikan keadilan.” Keadilan adalah pondasi utama kepemimpinan dalam Islam. Seorang pemimpin yang adil memberikan hak-hak setiap individu tanpa memandang status sosial, suku, atau agama.

2. Kepedulian Terhadap Umat

Rasulullah SAW bersabda, “Seorang pemimpin adalah pemimpin dan wakil atas rakyatnya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas tanggung jawabnya.” (H.R Muslim). Pemimpin yang tepat adalah yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan umatnya. Kepedulian ini mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan keadilan sosial.

3. Kejujuran dan Amanah

Kutipan dari Hadis Rasulullah SAW menggarisbawahi pentingnya kejujuran dan amanah dalam kepemimpinan. “Sesungguhnya, setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas pemimpinannya. Pemimpin yang ada di antara kamu adalah pemimpin, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) Seorang pemimpin yang jujur dan amanah adalah penjaga kepercayaan yang diberikan oleh rakyatnya.

Dengan memahami prinsip-prinsip ini, seorang pemimpin dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakatnya dan mencapai keberhasilan yang sejati. Pemimpin yang tepat menurut Islam adalah mereka yang menjadikan keadilan, kepedulian, kebijaksanaan, kejujuran, dan amanah sebagai dasar-dasar utama kepemimpinannya.

Related posts

Pondok Pesantren Ibnu Sina Gelar Kegiatan Santunan Yatim dan Dhuafa

by roseta al zahra
11 months ago

Bersih-Bersih Pesantren Jelang Santri Pulang

by lutfiah rusydah
11 months ago

Antusias Santri Ibnu Sina Hadiri Sosialisasi Kesehatan Kulit Dari PT.Galenium Pharmasia

by roseta al zahra
1 week ago
Exit mobile version